BRMP Jambi Matangkan Tanam Perdana PM-AAS 100 Hektare di Tanjung Jabung Barat
TANJUNG JABUNG BARAT – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi mematangkan persiapan tanam perdana padi kegiatan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) seluas 100 hektare di Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Senin (8/6). Kegiatan ini dihadiri Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian, Kapoksi Pendampingan Modernisasi Pertanian, tim kegiatan PM-AAS, Kepala Desa Rawa Medang, Koordinator BPP Kecamatan Batang Asam Hariyanto Hasibuan, S.P., penyuluh pertanian lapangan, perwakilan Pupuk Indonesia, serta anggota kelompok tani pelaksana PM-AAS. Persiapan ini dilakukan menjelang tanam perdana yang dijadwalkan Rabu (10/6), dimulai pada lahan 6 hektare dan dilanjutkan bertahap hingga mencapai target 100 hektare.
Dalam arahannya, Yunimar menyampaikan bahwa PM-AAS merupakan salah satu upaya Kementerian Pertanian dalam menjawab tantangan peningkatan produksi pangan melalui penambahan populasi tanaman, penggunaan input yang tepat, serta penerapan modernisasi pertanian berbasis alat dan mesin pertanian. Pelaksanaan PM-AAS di Tanjung Jabung Barat menggunakan varietas utama Inpari 42 dengan kebutuhan benih sekitar 80 kilogram per hektare. Varietas tersebut dipilih karena dinilai sesuai untuk sistem tanam berpopulasi tinggi dan memiliki ketahanan terhadap rebah. Selain itu, mekanisasi seperti penggunaan drum seeder turut menjadi bagian penting dalam mendukung efisiensi tanam, yang kedepan akan ditingkatkan teknologinya untuk mengurangi risiko gangguan hama burung maupun benih terbawa air saat terjadi genangan.
Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian BRMP Jambi Dr. Endi Putra menjelaskan bahwa dukungan PM-AAS mencakup benih untuk 100 hektare serta sarana produksi pendukung. Koordinator BPP Kecamatan Batang Asam Hariyanto Hasibuan menyampaikan bahwa brigade pangan telah terlibat dalam kegiatan, termasuk pada tahap pengolahan lahan, dan penyelesaian tanam ditargetkan paling lambat pertengahan Juli 2026 menyesuaikan kondisi lapangan. Melalui rapat persiapan dan peninjauan lokasi di lahan Kelompok Tani Mekar Sari, BRMP Jambi berharap pelaksanaan PM-AAS 100 hektare dapat menjadi percontohan pertanian modern yang mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat swasembada pangan, dan memberi manfaat nyata bagi petani. (PS)